Kru KMP Munic 3 Tewas Terjepit Truk Tronton di Pelabuhan Merak

Ilustrasi Berita

Kru KMP Munic 3 Tewas Terjepit Truk Tronton di Pelabuhan Merak

Insiden kecelakaan kerja yang berujung maut terjadi di Dermaga IV, Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Rabu (27/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Seorang kru KMP Munic 3 berinisial RN meninggal dunia usai terjepit truk tronton bermuatan 25 ton serbuk purefloc atau bahan pemurni air saat mengatur kendaraan di dalam kapal. Korban diketahui merupakan warga Lingkungan di Kota Cilegon.

Penyebab Kecelakaan dan Kronologi Kejadian

Menurut saksi mata, kecelakaan tersebut terjadi ketika korban sedang mengatur truk tronton di dalam kapal. Truk tronton yang membawa muatan 25 ton serbuk purefloc tiba-tiba mengalami kesalahan teknis dan tidak bisa berhenti, sehingga menabrak korban yang berada di depannya. Korban terjepit oleh truk tronton dan tidak bisa diselamatkan. Tim penyelamat dari Pelabuhan Merak dan pihak kepolisian segera diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi dan penyelidikan. Kapal KMP Munic 3 merupakan kapal penumpang yang berlayar dari Pelabuhan Merak ke Pelabuhan Bakauheni, dan korban merupakan salah satu awak kapal yang bertugas untuk mengatur kendaraan di dalam kapal. Kecelakaan ini telah menyebabkan kematian korban dan mengakibatkan kerusakan pada truk tronton dan kapal. Pihak pelabuhan dan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Tanggapan Pihak Berwenang dan Keluarga Korban

Pihak berwenang dari Pelabuhan Merak dan Kepolisian Resort Cilegon telah menanggapi kecelakaan tersebut dengan serius. Mereka telah melakukan penyelidikan dan evakuasi di lokasi kejadian, serta memberikan bantuan kepada keluarga korban. "Kami sangat menyesali kecelakaan tersebut dan akan melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan," kata Kepala Pelabuhan Merak. Keluarga korban juga telah diberitakan tentang kecelakaan tersebut dan mereka sangat terpukul oleh berita tersebut. "Kami tidak menyangka bahwa korban akan meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut," kata keluarga korban. Mereka meminta pihak berwenang untuk melakukan penyelidikan yang lebih lanjut dan memberikan bantuan kepada mereka.

Upaya Pencegahan Kecelakaan di Masa Depan

Kecelakaan tersebut telah menyadarkan pihak pelabuhan dan pihak kepolisian tentang pentingnya keselamatan kerja di pelabuhan. Mereka telah berjanji untuk melakukan upaya pencegahan kecelakaan di masa depan, seperti meningkatkan kesadaran keselamatan kerja di antara awak kapal dan pekerja pelabuhan, serta melakukan pemeliharaan rutin pada peralatan dan kendaraan di pelabuhan. Selain itu, pihak pelabuhan juga telah berencana untuk meningkatkan kemampuan tim penyelamat dan melakukan pelatihan keselamatan kerja secara teratur. Dengan demikian, diharapkan kecelakaan serupa dapat dicegah di masa depan dan keselamatan kerja di pelabuhan dapat ditingkatkan. Kecelakaan tersebut telah menjadi pelajaran berharga bagi pihak pelabuhan dan pihak kepolisian, serta menjadi peringatan tentang pentingnya keselamatan kerja di pelabuhan.

Ilustrasi Berita - Tim Redaksi Banten Jumper Media

Posting Komentar

0 Komentar

Trending Now