Truk Bermuatan Rongsokan Terguling di Jawilan, Evakuasi Gunakan Alat Berat
SERANG – Sebuah truk Colt Diesel bermuatan rongsokan terguling di Jalan Raya Rangkasbitung–Cikande, tepatnya di Kampung Simpang Tiga Harendong, Desa Jawilan, Kabupaten Serang, Sabtu (30/5/2026) pagi. Kecelakaan tunggal tersebut terjadi sekitar pukul 05.30 WIB. Truk berwarna kuning dengan nomor polisi B-9255-DC itu dikemudikan Ahmad Fauzi (52), warga Kampung Kebon Cau, Desa Muara Ujung Timur, Kecamatan Muara Binuangeun, Kabupaten Serang.
Menurut keterangan saksi mata, truk tersebut melaju dari arah Rangkasbitung menuju Cikande. Saat melintasi jalan yang berkelok-kelok, truk tersebut kehilangan kendali dan terguling ke kiri jalan. "Saya sedang berjalan kaki menuju ke sawah, kemudian saya mendengar suara benturan yang cukup keras. Saya langsung berlari ke lokasi kejadian dan melihat truk tersebut telah terguling," kata salah satu saksi mata.
Kondisi Truk dan Pengemudi
Truk Colt Diesel yang terguling tersebut memiliki muatan rongsokan yang cukup banyak. Muatan rongsokan tersebut berserakan di sekitar lokasi kejadian. Sementara itu, pengemudi truk, Ahmad Fauzi, mengalami luka-luka ringan dan telah dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Menurut keterangan polisi, Ahmad Fauzi mengemudikan truk tersebut dengan kecepatan yang relatif tinggi. "Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut. Namun, dari hasil penyelidikan sementara, diketahui bahwa pengemudi truk tersebut mengemudikan truk dengan kecepatan yang relatif tinggi," kata Kapolsek Jawilan, AKP Supriyanto.
Kapolsek Supriyanto juga menambahkan bahwa pihak kepolisian telah melakukan evakuasi terhadap truk tersebut dengan menggunakan alat berat. "Kami telah mengirimkan tim evakuasi untuk membantu mengangkat truk tersebut. Proses evakuasi berjalan lancar dan tidak ada kendala yang berarti," tambahnya.
Proses Evakuasi
Proses evakuasi truk Colt Diesel yang terguling tersebut membutuhkan waktu beberapa jam. Pihak kepolisian dan tim evakuasi harus bekerja sama untuk mengangkat truk tersebut. "Kami menggunakan alat berat seperti crane dan excavator untuk mengangkat truk tersebut. Proses evakuasi membutuhkan waktu sekitar 3 jam," kata salah satu anggota tim evakuasi.
Selain itu, pihak kepolisian juga melakukan pengalihan arus lalu lintas untuk menghindari kemacetan di sekitar lokasi kejadian. "Kami telah melakukan pengalihan arus lalu lintas untuk menghindari kemacetan. Kami juga telah menempatkan petugas untuk mengatur lalu lintas dan memastikan keselamatan pengguna jalan," kata Kapolsek Supriyanto.
Setelah proses evakuasi selesai, truk Colt Diesel tersebut dibawa ke tempat penyimpanan sementara untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. "Kami akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut. Kami juga akan memeriksa kondisi truk tersebut untuk mengetahui apakah ada kerusakan yang signifikan," tambah Kapolsek Supriyanto.
Dampak Kecelakaan
Kecelakaan truk Colt Diesel yang terguling tersebut telah menyebabkan kemacetan di sekitar lokasi kejadian. Banyak pengguna jalan yang terjebak dalam kemacetan dan harus menunggu proses evakuasi selesai. "Saya sedang dalam perjalanan menuju ke kantor, kemudian saya terjebak dalam kemacetan. Saya harus menunggu sekitar 2 jam sebelum saya bisa melanjutkan perjalanan," kata salah satu pengguna jalan.
Selain itu, kecelakaan tersebut juga telah menyebabkan kerugian material yang signifikan. Muatan rongsokan yang berserakan di sekitar lokasi kejadian telah menyebabkan kerugian yang cukup besar bagi pemilik truk tersebut. "Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui jumlah kerugian yang pasti. Namun, dari hasil penyelidikan sementara, diketahui bahwa kerugian yang dialami oleh pemilik truk tersebut cukup besar," kata Kapolsek Supriyanto.
Dalam kesimpulan, kecelakaan truk Colt Diesel yang terguling di Jalan Raya Rangkasbitung–Cikande telah menyebabkan kemacetan dan kerugian material yang signifikan. Pihak kepolisian telah melakukan evakuasi dan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut. Pengguna jalan diharapkan untuk lebih berhati-hati dan mengemudikan kendaraan dengan kecepatan yang wajar untuk menghindari kecelakaan yang serupa.
Ilustrasi Berita - Tim Redaksi Banten Jumper Media
0 Komentar