Wisatawan Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Tim SAR Berhasil Selamatkan Korban
KAB. SERANG – Seorang wisatawan lanjut usia nyaris menjadi korban kecelakaan laut usai terseret ombak saat berenang di Pantai Elpukara, Anyer, Kabupaten Serang, Sabtu (27/6/2026). Korban diketahui bernama Suparno (67), warga Perum Griya Permata Asri, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Saat itu korban tengah beraktivitas di area pantai.
Kejadian dan Penyelamatan
Menurut keterangan saksi mata, Suparno sedang berenang di pantai ketika tiba-tiba terseret ombak besar. Ia berusaha untuk berenang kembali ke pantai, namun ombak terlalu kuat sehingga ia semakin jauh dari pantai. Melihat kejadian tersebut, beberapa orang yang berada di sekitar pantai segera meminta bantuan kepada Tim SAR (Search and Rescue) setempat.
Tim SAR segera bersiap untuk melakukan penyelamatan. Mereka menggunakan peralatan yang memadai, seperti perahu karet dan pelampung, untuk menuju ke lokasi korban. Dalam waktu singkat, tim SAR berhasil menemukan Suparno yang masih berusaha untuk mengapung di permukaan air. Mereka kemudian membawa korban ke perahu karet dan membawanya kembali ke pantai.
Saat tiba di pantai, Suparno sudah dalam keadaan lemah dan kehabisan napas. Tim SAR segera memberikan pertolongan pertama, seperti pemberian oksigen dan pemeriksaan kondisi tubuh. Setelah kondisi korban stabil, tim SAR membawa Suparno ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan lanjutan.
Reaksi dan Tanggapan
Kepala Tim SAR setempat, Budiarto, mengatakan bahwa kejadian tersebut merupakan peringatan bagi wisatawan untuk selalu berhati-hati saat berenang di pantai. "Kami selalu mengingatkan wisatawan untuk memperhatikan kondisi laut sebelum berenang. Jika ombak terlalu besar, sebaiknya mereka tidak berenang," katanya.
Sementara itu, pihak pengelola pantai juga mengaku bahwa mereka telah memasang tanda peringatan tentang bahaya ombak di beberapa lokasi. "Kami telah memasang tanda peringatan tentang bahaya ombak, namun tetap saja ada wisatawan yang tidak memperhatikan," kata pengelola pantai.
Suparno sendiri mengucapkan terima kasih kepada tim SAR yang telah menyelamatkannya. "Saya sangat berterima kasih kepada tim SAR yang telah menyelamatkan saya. Saya tidak akan pernah melupakan kejadian ini dan akan selalu berhati-hati saat berenang di pantai," katanya.
Upaya Pencegahan dan Keselamatan
Kejadian tersebut merupakan peringatan bagi wisatawan untuk selalu berhati-hati saat berenang di pantai. Pihak pengelola pantai dan tim SAR akan terus melakukan upaya pencegahan dan keselamatan untuk menghindari kejadian serupa di masa depan.
Beberapa upaya yang akan dilakukan antara lain memasang tanda peringatan tentang bahaya ombak, meningkatkan jumlah petugas pantai, dan melakukan penyuluhan tentang keselamatan berenang di pantai. Dengan demikian, diharapkan wisatawan dapat menikmati liburan mereka dengan aman dan nyaman.
Tim SAR juga akan terus melakukan latihan dan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam melakukan penyelamatan. Mereka juga akan bekerja sama dengan pihak pengelola pantai dan masyarakat setempat untuk meningkatkan kesadaran tentang keselamatan berenang di pantai.
Dengan upaya-upaya tersebut, diharapkan kejadian seperti yang menimpa Suparno dapat dicegah dan wisatawan dapat menikmati liburan mereka dengan aman dan nyaman di Pantai Anyer.
Ilustrasi Berita - Tim Redaksi Banten Jumper Media
0 Komentar