PSEL Dibangun Tahun Ini, Bupati Serang Dampingi Deputi Kemenko Pangan Tinjau TPSA Cilowong

Ilustrasi Berita

PSEL Dibangun Tahun Ini, Bupati Serang Dampingi Deputi Kemenko Pangan Tinjau TPSA Cilowong

Proyek Strategi Nasional atau PSN Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang merupakan aglomerasi untuk wilayah Kabupaten Serang, Kota Serang dan Cilegon dipastikan dibangun pada Desember 2026. Lantaran, untuk proses lelang penentuan pihak ketiga sudah selesai dilaksanakan yang mana saat ini dihitung ulang untuk kebutuhan anggarannya. Kepastian terungkap saat Deputi III Bidang Koordinasi Keterjangkauan dan Pemerataan Kemenko Pangan, Dr. Ir. Agung Hendriadi, M.Eng., didampingi Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah, melaksanakan kunjungan kerja ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPSA) Cilowong, Kecamatan Curug, Kabupaten Serang, beberapa waktu lalu.

Latar Belakang Pembangunan PSEL

Pembangunan PSEL di Kabupaten Serang ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mengatasi masalah sampah yang semakin meningkat di wilayah tersebut. Dengan pembangunan PSEL, diharapkan dapat mengurangi volume sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan sekaligus menghasilkan energi listrik yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Selain itu, pembangunan PSEL juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan berkelanjutan. Dalam kesempatan tersebut, Deputi III Bidang Koordinasi Keterjangkauan dan Pemerataan Kemenko Pangan, Dr. Ir. Agung Hendriadi, M.Eng., menyatakan bahwa pihaknya mendukung penuh pembangunan PSEL di Kabupaten Serang. Menurutnya, PSEL merupakan salah satu solusi yang efektif dalam mengatasi masalah sampah dan sekaligus menghasilkan energi listrik yang ramah lingkungan. Dalam kunjungan kerja tersebut, Deputi III Bidang Koordinasi Keterjangkauan dan Pemerataan Kemenko Pangan juga melakukan peninjauan langsung ke TPSA Cilowong untuk melihat secara langsung proses pengolahan sampah yang dilakukan di sana. Dalam kesempatan tersebut, pihak TPSA Cilowong menjelaskan bahwa mereka telah melakukan berbagai upaya dalam mengelola sampah, termasuk pemilahan sampah, pengomposan, dan pembuatan biogas. Deputi III Bidang Koordinasi Keterjangkauan dan Pemerataan Kemenko Pangan berharap bahwa pembangunan PSEL di Kabupaten Serang dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengatasi masalah sampah dan sekaligus menghasilkan energi listrik yang ramah lingkungan.

Proses Pembangunan PSEL

Proses pembangunan PSEL di Kabupaten Serang telah dimulai sejak beberapa tahun lalu, dengan melakukan berbagai tahapan, termasuk studi kelayakan, perencanaan, dan pengadaan lahan. Pada tahun 2022, pemerintah Kabupaten Serang telah menetapkan lokasi pembangunan PSEL di Kecamatan Curug, Kabupaten Serang. Setelah itu, dilakukan proses lelang penentuan pihak ketiga yang akan melaksanakan pembangunan PSEL. Proses lelang tersebut telah selesai dilaksanakan dan saat ini sedang dihitung ulang untuk kebutuhan anggarannya. Dengan demikian, pembangunan PSEL di Kabupaten Serang dipastikan dapat dimulai pada Desember 2026. Dalam proses pembangunan PSEL, pemerintah Kabupaten Serang berencana untuk melibatkan masyarakat sekitar dalam proses pengelolaan sampah. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan berkelanjutan. Selain itu, pemerintah Kabupaten Serang juga berencana untuk melaksanakan program pendidikan dan pelatihan bagi masyarakat sekitar dalam proses pengelolaan sampah. Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat memiliki pengetahuan dan keterampilan yang cukup dalam mengelola sampah dengan baik dan berkelanjutan.

Dampak Pembangunan PSEL

Pembangunan PSEL di Kabupaten Serang diharapkan dapat memberikan dampak yang positif bagi masyarakat dan lingkungan. Dengan pembangunan PSEL, diharapkan dapat mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA dan sekaligus menghasilkan energi listrik yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Selain itu, pembangunan PSEL juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan berkelanjutan. Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat memiliki pengetahuan dan keterampilan yang cukup dalam mengelola sampah dengan baik dan berkelanjutan. Dalam jangka panjang, pembangunan PSEL di Kabupaten Serang diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengatasi masalah sampah dan sekaligus menghasilkan energi listrik yang ramah lingkungan. Dengan demikian, diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat, serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan. Pembangunan PSEL di Kabupaten Serang merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mengatasi masalah sampah yang semakin meningkat di wilayah tersebut. Dengan pembangunan PSEL, diharapkan dapat mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA dan sekaligus menghasilkan energi listrik yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat, serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Ilustrasi Berita - Tim Redaksi Banten Jumper Media

Posting Komentar

0 Komentar

Trending Now